QR code surel membuka pesan baru dengan alamat tujuan sudah terisi — dan bila Anda mau, perihal serta isinya. Ia menyusun; ia tidak pernah mengirim.
Ia membuka aplikasi surel bawaan. Bukan aplikasi tertentu dan bukan formulir web: yang mana pun yang mengurus surat di perangkat itu. Yang muncul adalah draf dengan bidang-bidang yang sudah terisi.
Pengisian awal itulah seluruh kelebihannya atas alamat yang dicetak. Alamat saja juga bisa diketik. Perihal dan awal isi membebaskan pengirim dari menyusun kalimat dan membebaskan Anda dari memilah.
Secara teknis, perihal dan isi ditambahkan sebagai parameter dan dikodekan dalam bentuk persen: satu spasi menjadi %20 dan bukan tanda plus, karena sebagian aplikasi menerjemahkan plus secara harfiah sehingga ia ikut muncul di perihal.
Satu pertimbangan lokal: banyak usaha kecil di sini menjalankan hampir seluruh komunikasinya lewat WhatsApp, sehingga kotak surel yang dicetak kadang tidak pernah dibuka. Kalau Anda memasang kode surel, pastikan ada yang benar-benar membacanya — sebaliknya, untuk lamaran kerja, pengadaan, dan urusan resmi, surel justru masih kanal yang diharapkan.
Di dus, di buku petunjuk, di surat jalan. Perihal berisi kode produk atau nomor batch menghemat hampir seluruh pertanyaan pertama ke bagian layanan.
Di iklan lowongan atau papan pengumuman. Perihal berisi kode posisi membawa lamaran ke tempat yang benar tanpa ada yang perlu menyalin nomor acuan.
Di struk kasir atau di rak. Yang ingin mengeluh melakukannya saat sedang kesal, dan setiap langkah tambahan memangkas separuh masukan.
Alamatnya publik dan terbaca mesin. Kode terbaca otomatis; alamat dalam bentuk gambar tidak sebaik itu. Yang mencetak alamat pribadi sebaiknya melakukannya dengan sadar.
Tanpa aplikasi surel yang tersiapkan, tidak terjadi apa-apa. Di ponsel tanpa akun surel — lebih sering daripada dugaan, apalagi kalau orangnya hanya memakai webmail — tidak ada yang terbuka atau muncul layar penyiapan. Cetak juga alamatnya sebagai teks.
Dukungan untuk isi yang terisi awal tidak seragam. Perihal berfungsi hampir di mana saja, isinya tidak: sebagian aplikasi memotongnya, sebagian mengabaikannya. Jangan pernah bergantung padanya.
Semua yang terisi awal memadatkan kode. Alamat, perihal, dan isi masuk seluruhnya. Teks panjang adalah alasan yang biasa membuat kode surel tiba-tiba tampak jauh lebih halus dari perkiraan.
Ia tidak bisa melampirkan apa pun dan tidak bisa mengirim sendiri. Lampiran tidak ada dalam formatnya, dan pengiriman baru terjadi setelah ada ketukan.